Pacitanupdate.com | Pacitan - Banyak pihak mengkhawatirkan bahwa acara Rontek Gugah Sahur di Pacitan akan berlangsung ricuh, akhirnya terbantahkan. Acara yang digelar secara mandiri oleh warga desa ini berjalan dengan aman dan damai. Tidak terjadi bentrokan antar pendukung, tidak ada peserta yang mabuk berlebihan, serta tidak ditemukan aksi perusakan fasilitas umum.
Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, yang hadir secara langsung menyaksikan acara tersebut, didampingi oleh Ketua DPRD Pacitan Arif Setyo Budi dan Kapolres Pacitan AKBP Agung Nugroho. Bupati mengungkapkan kebanggaannya atas jalannya acara yang penuh semangat dan tetap kondusif.
Mas Bupati Aji Nonton di Tengah Kerumunan Warga
Bupati Pacitan, yang akrab disapa Mas Aji, awalnya berada di barisan depan, berbaur dengan masyarakat untuk menyaksikan penampilan Rontek gabungan dari Desa Mentoro, Purworejo, dan Menadi. Namun, tak lama berselang, beliau memilih mundur dan menonton dari lantai dua Gedung Satpol PP.
Usut punya usut, keputusan tersebut diambil karena asap petasan yang memenuhi jalan dengan bau menyengat. Kebetulan, malam itu Bupati tidak menggunakan masker, sehingga memilih tempat yang lebih nyaman untuk tetap menikmati jalannya acara.
Kapolres dan Istri Hadiri Langsung Rontek Gugah Sahur
Di sisi lain, Kapolres Pacitan AKBP Agung Nugroho beserta istri, serta didampingi Wakapolres Kombes Pujiono, turut hadir menyaksikan langsung acara tersebut. Sebagai pihak yang bertanggung jawab atas ketertiban dan keamanan, Kapolres mengapresiasi seluruh peserta Rontek yang telah menjaga ketertiban hingga dini hari.
“Kami mengucapkan selamat kepada semua peserta Rontek. Acara ini berjalan dengan sukses, aman, dan penuh semangat kebersamaan,” ujar AKBP Agung Nugroho.
Sebagai informasi tambahan, Rontek Gugah Sahur di Pacitan kali ini diselenggarakan secara mandiri tanpa menggunakan dana APBDes. Acara yang berlangsung meriah ini menjadi malam terakhir pelaksanaannya, mengingat Minggu keesokan harinya diperkirakan sebagai hari terakhir puasa Ramadan.
Dengan suksesnya Rontek tahun ini, diharapkan tradisi ini terus berlangsung sebagai ajang kreativitas dan kebersamaan warga Pacitan.(KR)