Pacitanupdate.com | Pringkuku – Sebuah rumah di Dusun Tempel Kidul, Desa Glinggangan, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, dilalap api pada Jumat pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Rumah yang diketahui milik Kasenen, warga RT 01 RW 04, mengalami kerusakan cukup parah akibat kebakaran tersebut. Beruntung, tidak ada korban jiwa karena saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran ini diduga disebabkan oleh kompor gas yang masih menyala dan kemudian memicu api hingga membakar bagian dapur serta merambat ke area lain rumah. Kerugian akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp 20 juta
Seorang warga setempat, Sularno, yang pertama kali melihat kepulan asap dari rumah korban, segera berteriak meminta bantuan warga sekitar. "Saat itu saya baru pulang dari ladang dan melihat asap tebal. Saya langsung berteriak memanggil tetangga untuk membantu," ungkapnya.
Warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum tim pemadam kebakaran tiba. Tak lama setelah dihubungi, 2 unit mobil Pemadam Kebakaran (DAMKAR) dari Kabupaten Pacitan tiba di lokasi dan berhasil menjinakkan api dalam waktu kurang lebih tiga jam.
Menanggapi insiden ini, pihak kepolisian dari Polsek Pringkuku yang turut hadir di lokasi mengingatkan warga untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan kompor gas dan perangkat listrik di rumah.
Aipda Sudarmanto, anggota Polsek Pringkuku, menyampaikan bahwa kejadian seperti ini bisa dicegah dengan meningkatkan kewaspadaan dan kebiasaan mengecek peralatan sebelum meninggalkan rumah.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan kompor, alat listrik, dan sumber api lainnya dalam keadaan mati sebelum keluar rumah. Kejadian seperti ini seharusnya bisa dicegah dengan lebih disiplin dalam menjaga keamanan rumah masing-masing," ujarnya.
Peristiwa kebakaran ini menjadi peringatan bagi warga sekitar untuk lebih berhati-hati. Beberapa warga berharap adanya sosialisasi dari pemerintah atau pihak berwenang tentang cara mencegah kebakaran rumah tangga.
"Kami berharap ada edukasi lebih lanjut tentang penggunaan kompor gas yang aman, termasuk cara menangani kebocoran gas agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi," kata Haryono, salah satu warga setempat.
Dengan kejadian ini, diharapkan masyarakat lebih peduli terhadap keamanan rumah dan lingkungan sekitar agar musibah serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang.(KR)