PACITAN | PacitanUpdate.com – Kebakaran hebat menghanguskan pabrik pengolahan serbuk kayu dan pembuatan palet milik UD Manfaat Berkah Grup di Dusun Trobakal RT 02/RW 05, Desa Karangrejo, Kabupaten Pacitan, pada Senin (28/9/2026) dini hari. Insiden yang diduga dipicu korsleting listrik ini meluluhlantakkan area pabrik seluas 30 x 20 meter dan mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp2 miliar.
Amukan si jago merah yang terjadi secara mendadak tersebut dengan cepat merambat ke seluruh fasilitas produksi. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pacitan, Sugito, mengonfirmasi bahwa kobaran api melahap habis seluruh material baku hingga alat berat milik perusahaan.
”Yang terbakar meliputi tumpukan gelondongan kayu, mesin dan peralatan produksi, serta dua unit alat berat yang berada di area industri,” ujar Sugito saat memberikan keterangan usai pemadaman.
Berdasarkan keterangan saksi mata dan penelusuran awal di lokasi, titik api pertama kali terlihat muncul dari instalasi jaringan kelistrikan sebelum akhirnya membakar material yang mudah terbakar di sekitarnya.
”Api diduga berawal dari area panel listrik dan instalasi jaringan Wi-Fi, kemudian merambat ke material mudah terbakar berupa serbuk kayu,” jelas Sugito merinci kronologi kejadian.
Menanggapi laporan warga yang masuk pada pukul 03.34 WIB, tim Damkar Pacitan bergerak cepat dan tiba di lokasi sekitar pukul 03.50 WIB. Mengingat besarnya kobaran api, pihak Damkar mengerahkan kekuatan penuh dengan menurunkan tujuh unit armada tempur, di antaranya dua unit Fire Destroyer, Water Supply Canter, Water Supply Elf, Pompa Punung Raya, Water Supply Punung Raya, serta unit Fire Rescue.
Setelah berjibaku kurang lebih selama dua jam, petugas berhasil menguasai dan memadamkan api pokok sekitar pukul 06.00 WIB. Penanganan dilanjutkan dengan proses pembasahan intensif di bawah tumpukan serbuk kayu untuk mencegah timbulnya kembali titik api. Seluruh rangkaian penanganan selesai dan lokasi dipastikan aman serta kondusif pada pukul 09.45 WIB.
Dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Saat ini, jajaran kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti peristiwa kebakaran tersebut. (*)














