PACITAN | PacitanUpdate.com – Dalam upaya memperkuat mitigasi dini dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman luapan Sungai Grindulu, Danramil 0801/01 Pacitan Kapten Kav Dadut Setiyawan menghadiri sekaligus menegaskan dukungannya pada kegiatan Pembentukan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) di Gedung KDKMP Desa Menadi, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan pembentukan DESTANA ini dihadiri oleh sekitar 25 peserta yang terdiri dari jajaran lintas sektor dan unsur masyarakat lokal. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pacitan Erwin Andriatmoko, S.STP., M.M., Camat Pacitan Dita Widiasari, S.S.T.P., Kapolsek Pacitan Iptu Yuyun Krisdiantoro, Kepala Desa Menadi Sindu Ismadi, Fasilitator BPBD Pacitan Yagus Triyarso, perangkat desa, serta para kader DESTANA Desa Menadi.
Kepala Desa Menadi, Sindu Ismadi, menjelaskan bahwa kondisi geografis dan struktur Desa Menadi yang dilintasi oleh aliran Sungai Grindulu menjadikan wilayahnya memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana banjir.
“Dengan pembentukan Desa Tangguh Bencana ini, diharapkan masyarakat Desa Menadi dapat meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana banjir yang sewaktu-waktu bisa terjadi,” ujar Sindu Ismadi dalam sambutannya.
“Tujuan dibentuknya Desa Tangguh Bencana adalah untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam penanggulangan bencana serta menekan risiko dampak bencana dengan memberdayakan sumber daya yang ada. Dengan bertambahnya DESTANA, masyarakat diharapkan mampu menyusun rencana kontinjensi sehingga memahami pembagian peran who does what saat tanggap darurat,” terang Erwin.
“Desa tangguh bencana adalah desa yang memiliki kemampuan mandiri untuk menghadapi potensi ancaman bencana serta mampu memulihkan diri dengan cepat dari berbagai dampak bencana. Penanganan bencana merupakan tanggung jawab kita bersama. Untuk itu, kami berharap para peserta mengikuti pelatihan ini dengan serius agar tujuan yang ditargetkan dapat tercapai secara optimal,” tegas Kapten Kav Dadut Setiyawan.









