BANDAR | PacitanUpdate.com – Seorang warga berinisial GP (22) ditemukan meninggal dunia diduga akibat gantung diri di pohon nangka kebun milik warga di Dusun Krajan RT 03/RW 01, Desa Jeruk, Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan, Sabtu (10/10/2026) sekira pukul 05.30 WIB. Menanggapi laporan warga, Babinsa Koramil 0801/06 Bandar Serma Eko Hadi bersama tim gabungan dari Polsek Bandar, Satpol PP, dan Tenaga Kesehatan (Nakes) Puskesmas Jeruk langsung bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan dan evakuasi.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga lokal berinisial S (66) yang tengah menjemur pakaian di belakang rumahnya. Saat melihat korban tergantung, S seketika berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Laporan kejadian ini kemudian diteruskan oleh saksi lain kepada Kepala Desa Jeruk dan pihak Polsek Bandar.
Petugas gabungan yang tiba di lokasi langsung melakukan tindakan pengamanan TKP serta evakuasi terhadap jenazah. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis oleh Tim Nakes Puskesmas Jeruk, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Di lokasi kejadian, petugas mengamankan barang bukti berupa seutas tali pramuka warna putih sepanjang tiga meter dan pakaian yang dikenakan korban. Pihak keluarga mengonfirmasi bahwa korban memiliki riwayat depresi.
Merespons kejadian tersebut, Babinsa Koramil 0801/06 Bandar, Serma Eko Hadi, mengimbau masyarakat agar tidak memendam masalah pribadi secara mandiri. “Bagi warga yang mengalami masalah atau tekanan, disarankan untuk segera berkomunikasi dengan keluarga, tokoh agama, atau aparat desa, Babinsa, maupun Bhabinkamtibmas setempat untuk mendapatkan pendampingan,” ujarnya.
Sementara itu, Danramil 0801/06 Bandar, Kapten Arm Abdul Radjak, menyampaikan rasa duka cita mendalam atas musibah tersebut sekaligus memberikan penekanan pentingnya kepedulian antarwarga.
”Kami turut berduka cita yang mendalam atas kejadian ini. Kami sudah perintahkan Babinsa untuk membantu proses penanganan di lapangan bersama Polsek dan pemerintah desa serta mendampingi keluarga korban. Kami imbau kepada seluruh warga apabila ada keluarga atau tetangga yang mengalami masalah, tekanan ekonomi, maupun depresi, agar jangan dibiarkan sendiri. Segera laporkan kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas, atau perangkat desa agar bisa kita bantu carikan solusi bersama,” tegas Kapten Arm Abdul Radjak.
Saat ini, jenazah korban telah diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga untuk dilanjutkan ke proses pemakaman. Pihak Koramil dan Polsek Bandar kembali mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar serta segera melapor jika mengetahui ada anggota keluarga atau tetangga yang mengalami tekanan psikologis. (*)













