PACITAN | PacitanUpdate.com – Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Punung menggelar kegiatan ziarah ke makam para ulama dan tokoh agama di wilayah Kecamatan Punung dan Donorojo, Kabupaten Pacitan, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 sekaligus memberikan penghormatan atas jasa-jasa para ulama dalam perjuangan kemerdekaan dan penyebaran agama Islam di Pacitan.
Rangkaian acara diawali dengan apel persiapan di Pendopo Kecamatan Punung pada pukul 09.30 WIB. Usai apel, rombongan yang terdiri dari unsur pemerintahan, aparat keamanan, tokoh masyarakat, hingga para santri melanjutkan perjalanan ziarah ke tiga lokasi makam bersejarah secara berurutan.

Lokasi pertama yang dikunjungi pada pukul 09.45 WIB adalah Makam KH. Umar Sahid (Umar Tumbu) yang berlokasi di Donorojo. Kemudian pada pukul 10.30 WIB, rombongan berziarah ke Makam Mbah Ngabdullah Jarum Mantren.
Rangkaian ziarah diakhiri pada pukul 11.15 WIB di Makam Kyai Santri Mojo Punung. Di setiap titik lokasi, seluruh peserta memanjatkan zikir dan doa bersama secara khusyuk.
Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Punung Pudji Haryono, Batituud Koramil 0801/10 Punung Peltu Ariyanto mewakili Danramil, Kasium Aiptu Agung mewakili Kapolsek Punung, Kasi PMD Kecamatan Hanif A, Ketua MUI Punung Imam Sujadi, serta Kepala KUA Punung Imam S. Turut hadir pula Kepala MTsN 3 Pacitan Ghufron, Pengasuh Ponpes Ibnu Umar Ust. Rofiq, Pengasuh Ponpes Jonawi Ust. Untung N, Ketua Banser Punung Sigit, beserta para santriwan dan santriwati dari Ponpes Jonawi dan Ponpes Ibnu Umar.
Dalam kesempatannya, Batituud Koramil 0801/10 Punung Peltu Ariyanto menegaskan pentingnya meneladani perjuangan para pendahulu.
Menurutnya, semangat jihad dan keikhlasan para santri zaman dahulu harus terus diwarisi untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pihaknya menyatakan siap untuk terus bersinergi dengan pondok pesantren dan seluruh elemen masyarakat demi memelihara persatuan.
Seluruh rangkaian kegiatan ziarah berakhir pada pukul 12.00 WIB dan berjalan dalam keadaan tertib, aman, serta lancar.
Melalui momentum peringatan Hari Santri Nasional ini, diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap figur ulama serta memperkuat karakter santri yang bernilai cinta tanah air. (*)














