PACITAN | PacitanUpdate.com – RSUD dr. Darsono Pacitan menerima kunjungan studi tiru dari RSUD Dr. Harjono Ponorogo pada senin (12/10/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk saling bertukar pengalaman terkait tata kelola rumah sakit serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di kedua wilayah.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan RSUD Dr. Harjono Ponorogo mempelajari berbagai aspek pelayanan, mulai dari alur pelayanan pasien hingga efektivitas pengelolaan fasilitas kesehatan yang dapat dijadikan bahan evaluasi pengembangan internal.
Wakil Direktur Pelayanan RSUD Dr. Harjono S. Kabupaten Ponorogo, drg. Heni Lestari, M.Kes., menyampaikan bahwa proses pembelajaran dalam manajemen rumah sakit tidak selalu bergantung pada fasilitas yang lebih besar. Menurutnya, hal-hal mendasar yang kerap luput dari perhatian dapat menjadi bahan pelajaran krusial.

”Pembelajaran itu tidak harus selalu dari rumah sakit yang besar. Dari hal-hal mendasar yang terkadang luput dari perhatian, justru bisa menjadi pembelajaran penting untuk pengembangan pelayanan rumah sakit,” ujar drg. Heni di Pacitan, Senin (12/10/2026).
Ia menambahkan bahwa RSUD dr. Darsono Pacitan menjadi ruang diskusi yang ideal untuk memperluas wawasan kelembagaan. Pihaknya berharap hasil kunjungan ini dapat memberikan dampak positif nyata bagi peningkatan mutu layanan di Ponorogo.
Direktur RSUD dr. Darsono Pacitan, dr. Johan Tri Putranto, M.M., menyambut hangat kedatangan rombongan. Ia menegaskan keterbukaan institusinya dalam berbagi praktik baik (best practices) demi kemajuan layanan kesehatan bersama.
”Kami menyambut baik kunjungan dari RSUD Dr. Harjono Ponorogo. RSUD dr. Darsono Pacitan terbuka untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman, karena peningkatan kualitas pelayanan kesehatan membutuhkan kemauan untuk terus belajar dan melakukan perbaikan,” tutur dr. Johan.
Selama rangkaian acara, rombongan melakukan peninjauan langsung ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Ruang Rawat Inap Bugenvil 1. Diskusi interaktif juga berfokus pada alur pelayanan program Pembiayaan Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat Miskin (Biakes Maskin) guna memastikan keterjangkauan akses medis bagi warga kurang mampu.
Melalui sinergi antar-lembaga ini, kedua pihak berharap tata kelola rumah sakit daerah semakin optimal, responsif, dan akuntabel dalam melayani kebutuhan masyarakat. (*)














